Aku Ingin

Posted on 22. Apr, 2008 by maz.

0

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

(Sapardi Djoko Damono)

Continue Reading

Triliun Dari Kaleng

Posted on 18. Apr, 2008 by maz.

2

Anda sering meminum Coca-Cola? Tahukah Anda bahwa Coca-Cola merupakan merek dagang dengan nilai paling tinggi di dunia? Minuman ringan asal Amerika Serikat tersebut selama empat tahun berturut-turut dinobatkan sebagai merek paling mahal di dunia oleh perusahaan konsultan merek internasional Interbrand. Merek dagangnya diperkirakan bernilai 67,5 miliar dollar Amerika.

Ada satu fakta luar biasa lagi yang mungkin tidak Anda sadari terkait merek dunia yang satu ini, setiap kali Anda membeli sekaleng Coca Cola berarti Anda turut memberikan pendapatan sebesar 0.1 sen kepada seorang inventor yang mempatenkan sistem pembuka kaleng. Selama masa perlindungan dan lisensinya, penemuan yang diberi nama Ring-Pull Cans itu telah memberi pemasukan rata-rata sebesar 148 ribu poundsterling per harinya atau sekitar Rp 1 trilun dalam setahun. [...]

Continue Reading

Pejantan

Posted on 17. Apr, 2008 by maz.

2

Pejantan tidak selalu yang melompat paling tinggi

Tapi tidak takut jatuh dari tempat tertinggi

Agar melompat makin tinggi

Pejantan tidak selalu paling depan

Tapi siap dihantam badai

Agar makin cepat berada di depan

Pejantan tidak selalu berkilau paling terang

Tapi berani mengambil api dari matahari

Agar kilau makin terang

Beri aku waktu

Untuk belajar menjadi pejantan

Bandung, 29 Okt 2006, 01.28

Continue Reading

Pagi Emas

Posted on 16. Apr, 2008 by maz.

0

Pagi ini begitu baik

Surya bangunkanku pun pelan-pelan

Mandi dengan embun selalu terasa segar

Satu dua tarikan bercampur damai

Pagi datang tidak sendiri

Diajaknya siang

Pasang dinding terik

Panasnya membakar

Hancurkan, bongkar, runtuhkan

Pagi ingatkan sebelum tinggalkan

Teruslah rajut sarang laba-laba

Tempat bertemu dengan pagi berikutnya

Jakarta, 8 Nov 06, 08.46

Continue Reading