Gomes, Gomez, Gomis

Posted on 01. Jul, 2008 by maz.

0

Gelar juara Piala Eropa 2008 telah dipastikan menjadi milik Spanyol. Rasanya tidak ada yang mempertanyakan hasil tersebut, tim matador memang telah menampilkan permainan yang atraktif dan determinasi tinggi. Kebetulan ini gacoan kedua saya di bawah Belanda.

Yang ingin saya tulis bukan tentang Spanyol, tapi tentang tiga striker dengan nama mirip dan nasib yang mirip juga di Piala Eropa kali ini. Mereka adalah (Nuno) Gomes, (Mario) Gomez, dan (Bafetimbi) Gomis. Ketiganya gagal memberikan penampilan bagus padahal mereka menjadi andalah negaranya masing-masing.

Nuno Gomes dari Portugal hanya mencetak satu gol sepanjang turnamen dan gagal membawa Portugal melewati babak 16 besar. Sayangnya mereka pun belum memiliki pengganti yang cukup mumpuni untuk striker yang satu ini.

Mario Gomez boleh bersinar dalam kompetisi di Jerman, tapi di tim nasional dia benar-benar gagal. Berapa jumlah gol yang dihasilkan? Nol, ya tidak ada satu pun. Padahal dia selalu menjadi starter selama penyisihan grup dan masih terus dimainkan sampai final.

Yang terakhir lebih menyedihkan lagi, Bafetimbi Gomis dipilih oleh Domenech dengan risiko tidak membawa David Trezeguet dalam timnas Perancis. Hasilnya Perancis gagal melewati babak penyisihan grup dan Gomis tidak berhasil mencetak gol sama sekali.

Untung Spanyol tidak punya pemain dengan nama serupa mereka.

Continue Reading

Impian Para Teknopreneur

Posted on 29. Jun, 2008 by maz.

0

Setelah tropi Teknopreneur Award 2008 diserahkan Mensesneg Hatta Rajasa berarti selesai pula seluruh proses penyelenggaraan anugerah pebisnis teknologi terbaik di Indonesia kali ini.

Satu “scene” yang paling berkesan untuk saya dari seluruh proses adalah ketika penjurian finalis di Kantor Telkom. Ketika itu salah satu finalis menyampaikan kalau impian mereka adalah menjadi operator telekomunikasi peringkat 10 besar di dunia. Mereka serius dengan impian tersebut, bahkan dengan penegasan berkali-kali, “ini betul-betul kita ingin capai lho!”.

Tentu saja hal ini disampaikan di depan Dewan Juri yang salah satunya adalah Dirut Telkom. Tidak ada reaksi spesial yang muncul dari semua Dewan Juri. Senyum pesimis atau sekedar wajah tidak yakin pun tidak ada. Saya rasa semua berpikir sama, sangat wajar (atau malah harus) seorang teknopreneur punya impian seperti itu.

Dulu di awal bisnis saya, mentor bisnis saya pernah berpesan, “terus mimpi ya”. Tidak lama kemudian saya membuat sebuah jaket dengan logo mazTV di dada kiri sebagai tanda kalau saya serius bermimpi memiliki jaringan televisi untuk menyaingi Rupert Murdoch.

Toh mentor saya tersebut pun bilang, “mimpi kan ngga bayar”. PR buat teknopreneur adalah serius membuat mimpi itu masih ada ketika terbangun.

Continue Reading

Mahasiswa Bikin Malu!

Posted on 24. Jun, 2008 by maz.

0

Aksi anarkis mahasiswa mencapai puncaknya dengan menyandera mobil berplat merah. Sebuah mobil Toyota Avanza bernopol B 1019 PQ dibakar di depan kampus Unika Atmajaya. ( detik.com - 24 Juni 2008 )

Saya tahu mahasiswa peduli dengan rakyat sehingga siap digebuki polisi demi memperjuangkan agar harga BBM batal dinaikkan. Saya salut dengan mereka.

Kemudian satu orang mahasiswa harus gugur dan saya sangat sedih ketika diberitakan meninggal akibat HIV. Saya berada satu barisan dengan mahasiswa untuk mencurigai analisis tersebut.

Sore ini mahasiswa berupaya membela harga diri mahasiswa sembari tetap memperjuangkan rakyat. Tetapi ketika jalan tol diduduki apalagi membakar mobil. Saya teriak “mahasiswa bikin malu!”.

Kalau dulu setiap kali demo, sepanjang jalan warga dengan sukarela (bahkan sukacita) memberi air minum kemasan atau sekedar permen. Jangan-jangan mulai sekarang warga menyumpah serapah kepada mahasiswa “mahasiswa bikin malu!”.

Continue Reading

Model Bisnis

Posted on 18. Jun, 2008 by maz.

2

Para ahli teknik memulai pembuatan sebuah pesawat dengan membuat sebuah model pesawat yang baik, kemudian selanjutnya dijadikan acuan pembuatan pesawat versi nyata.

Seperti layaknya membuat sebuah pesawat, membangun sebuah bisnis pun seharusnya dimulai dengan membuat sebuah model bisnis yang baik. Dari model bisnis tersebut dapat tergambarkan lebih jelas bisnis yang akan dijalankan.

Dalam bentuk yang sederhana, membuat sebuah model bisnis dapat dilakukan dengan menjelaskan empat hal, yaitu:

SCOPE

Penentuan sejak awal bidang bisnis yang akan dijalankan ibarat membuat sebuah pagar di lahan garapan Anda. Dengan ini, fokus bisnis Anda akan lebih jelas.

CUSTOMER SELECTION

Kemampuan awal sebuah bisnis sangat terbatas, untuk itu penentuan target pasar utama yang akan dibidik akan menentukan strategi yang akan digunakan untuk menguasainya.

VALUE CAPTURE

Sebuah objek bisnis dapat memiliki pendekatan sumber pendapatan yang beragam. Simak saja, penyedia account email tidak lagi mengandalkan biaya keanggotaan tetapi iklan sebagai sumber pendapatan utamanya. Darimana sumber pendapatan bisnis Anda?

DIFFERENTIATION

Sangat banyak pilihan yang dapat diambil konsumen, perbedaan dan keunggulan apa yang ditawarkan bisnis Anda sehingga mereka memilih Anda? Jawabannya biasanya menunjukkan kompetensi utama bisnis Anda.

Paling tidak Anda dan tim awal di bisnis tersebut memperoleh gambaran yang jelas jika Anda telah memiliki penjelasan yang cukup terhadap empat hal tersebut, Selamat Membangun dan Mengembangkan Bisnis Anda!

Continue Reading