15 negara di kawasan Asia ditambah satu negara dari kawasan Oceania terlibat pertarungan seru pertengahan 2007 ini demi memperebutkan gelar terbaik sepakbola se-Asia dalam putaran final Piala Asia. Memasuki penyelenggaraan ke-14 ini, Piala Asia diselenggarakan di empat negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Selama ini, dapat dikatakan kekuatan sepakbola Asia terletak di kawasan Asia Timur, diwakili Jepang, Republik Korea, Cina, dan Asia Barat, diwakili Arab Saudi, Iran. Kedua wilayah Asia ini secara konsisten terus bersaing memperebutkan gelar terbaik di benua Asia, sedangkan Asia Tenggara, diwakili Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, masih dianggap sebagai anak bawang yang belum diperhitungkan.
Yang menarik untuk disimak adalah pesatnya kemajuan sepakbola di dua negara Asia Timur yaitu Jepang dan Republik Korea. Kedua negara ini dianggap tidak memiliki tradisi sepakbola yang kuat, bahkan pada tahun 1962, Indonesia mampu mengalahkan Jepang dengan skor telak 6-0 dan Korea 2-0. Namun, saat ini keduanya selalu menjadi unggulan di tingkat Asia dan menjadi langganan wakil Asia di putaran final Piala Dunia. Republik Korea lebih fenomenal lagi dengan meraih peringkat keempat pada Piala Dunia 2002.
Uniknya lagi, pesatnya kemajuan kedua negara tersebut tidak hanya dalam urusan sepak-menyepak si kulit bundar, kemajuan juga terjadi di bidang ekonomi. Dengan pertumbuhan yang sangat pesat, keduanya mampu masuk dalam jajaran negara besar dan kuat secara ekonomi. Padahal seperti halnya dalam sepak bola, mereka tidak ditakdirkan memiliki sumber daya alam yang melimpah, berbeda dengan negara-negara di kawasan Asia Barat yang kaya akan minyak, gas, dan mineral lainnya. [...]
